Curhatan si bungsu

Kamis, 24 Juli 2014

Nadia adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. Nadia sekarang duduk dibangku SMA kelas 1. Kakaknya sudah menikah dan ada juga yang sudah kerja. Nadia bertanya kepada bundanya yang sedang memasak didapur untuk mempersiapkan sarapan pagi .

" Bun... Kakak kapan pulang?" Tanya Nadia 
" Kenapa Nadia kamu kangen kakak ya?" jawab Bunda
" Iya, Bunda. Aku kangen sama kak Risti, kak Nanda, dan kak Putra" dengan wajah yang sedih
" Kamu kan tau Nadia, Kakak lagi sibuk kerja, terus kak Risti kan juga udah punya keluarga sekarang" dengan mengelus Nadia
" Iya bunda, aku tau" dengan tersenyum.
                                                                                ***

Nadia sangat sedih, menurutnya liburan kali ini adalah liburan yang sangat menyedihkan sebab Nadia sangat merindukan ke 3 kakaknya yang tidak kunjung pulang. Hingga akhirnya Nadia bercerita kepada sahabatnya yang bernama Ria disekolah.
" Nadia, aku lihat kamu sedih kenapa?" dengan tersenyum memerhatikan Nadia yang sedang lesu 
" Iya, aku sedih " 
" Cerita ya Nad, sama aku" 
" Aku ngak tau kenapa. Aku ngerasa kehilangan banget"
" Kehilangan siapa,Nad?, kamu kayaknya juga ngak punya pacar?" dengan menebak-nebak
" Huss... bukan pacar aku juga gak punya pacar kok."
" terus siapa dong?"
" Kakakku "
" Kakak? memang kenapa sama kakakmu?, kamu berantem"
" Huss... tebakan kamu salah terus deh. Liburan besok kayaknya kakakku ngak pulang kerumah, mereka sibuk sendiri-sendiri"
" Iyalah, kan kakak kamu udah pada kerja kan Nad? wajar mereka sibuk. Wajar juga Nad kamu merasa kehilangan mereka. Aku aja yang anak tunggal ngak punya saudara aja ngerasa banget kesepian" dengan tersenyum kepada Nadia.
" Iyaa, tapi seenggaknya kumpul dong , kerumah juga"
" Aku yakin kok kakak kamu pasti pulang kerumah. Sesibuk apapun namanya kakak pasti ngak akan lupa sama adiknya. Ya kan? ya dong ya?" Dengan mencoba menghibur Nadia. 
" iya kok "
                                                                 ***

Bel Pulang sekolah berbunyi, Nadia pun pulang kerumah. dia melepaskan sepatunya. 
" Assalamualaikum Bunda?"
" Waalaikumsalam anakku, sholat dulu ya?. habis itu makan siang dan istirahat"
" Iya Bunda " 

Nadia sesudah Nadia makan siang, Nadia mencoba kekamar bundanya. saat itu Bunda sedang merapihkan kamar.
" Bundaaa?"
" Nadia, kamu ngak istirahat?"
" Ngak bunda. Bun.. aku mau curhat sama bunda ya?
" Iya sayang, curhat apa?"
" Bun... Aku merasa kehilangan kakak. Entah apa yang ada dipikiran Nad sekarang, cuma itu faktanya"
" Merasa kehilangan? kenapa sayang?" sambil mengelus rambut nadia yang panjang 
" Bunda, ya walaupun aku sudah SMA sekarang, tapi aku merindukan masa-masa dulu bunda. masa-masa aku sama kakak main layang-layang,monopoli, masak-masakan, aku merasa masa-masa itu ngak aku dapatin sekarang, dan ngak akan terulang lagi" sambil lesu 
" Nadia, Bunda tau kamu pasti sangat kehilangan kakak-kakak kamu begitu pula dengan bunda. Tapi itu sudah resiko Nad. Hidup itu tidak diam ditempat, pasti ada perkembangan. Kakak-kakakmu sudah kerja dan mapan bahkan sudah menikah. Mungkin mereka mengutamakan keluarga mereka dulu Nad."
" Iya bunda, besok kakak-kakak pada pulang kan Bunda? besok kan liburan?"
" Bunda tidak tau Nadia, mungkin mereka pulang. sudah ngak usah terlalu difikir kamu istirahat dulu ya?"
" Ya bun....."

                                                              ***

Keesokan harinya, pagi hari yang sangat cerah Nadia menunggu termenung dihalaman rumah berharap kakak-kakaknya pulang. Bunda pun menyusul Nadia kehalaman, dan mencoba menemani Nadia.
" Nadia?, kamu nunggu kakak ya?"
" Ya bunda, kok belum datang-datang ya?"
" Nanti juga datang kok, tunggu di dalam aja ya Nad?"
" Ngak  bun disini aja..."
" Ayo Nadia..."
" Iya bunda..."

                                                              ***

Nadia pun tertidur dikursi sofa. Tiba-tiba ada yang datang dan membawa roti tart.
" Nadiaaa?" Serempak kak risti, kak nanda, dan kak putra
" Kakak?" sambil memeluk ketiga kakaknya 
" Selamat Ulang Tahun adikku" Ucap kak risti 
" Ulang tahun? emang aku ulang tahun ya kak?"
" Lihat kalander dong" 
"Iya kak aku ulang tahun, aku sampai lupa" sambil melihat kalender
" Adik, meskipun kakak jarang pulang, tapi kakak ngak pernah lupa sama kamu, Bunda, dan Ayah" Ucap kak putra. 
" Iya adik, kakak juga" saut kak Nanda. 
" Terimakasih kak" sambil tersenyum melihat ketiga kakaknya 


TAMAT

Karya


Catur Surya Waskitowati



0 komentar: